(TERKINI) Najib alami masalah tekanan darah hingga masuk Wad “Bicara Kes 1MDB dilapangkan”

Najib Alami Masalah Tekanan Darah & Masuk Wad, Bicara Kes 1MDB Dilapangkan

KUALA LUMPUR, 13 Sept (Bernama) — Perbicaraan kes Datuk Seri Najib Tun Razak membabitkan dana 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang dijadualkan bersambung hari ini, telah dilapangkan kerana bekas perdana menteri itu dimasukkan ke Hospital Kuala Lumpur (HKL) setelah mengalami masalah tekanan darah.

Peguam Najib Tan Sri Muhammad Shafee Abdullah memaklumkan Hakim Datuk Collin Lawrence Sequerah bahawa anak guamnya itu tidak akan dapat hadir ke mahkamah hari ini dan mungkin juga esok.

“Datuk Seri Najib telah jatuh sakit dan beliau kini dimasukkan ke wad di HKL sejak semalam. Saya diberitahu setakat pagi ini pada 7.30 pagi dan 9.30 pagi, ujian tertentu akan dilakukan ke atas beliau yang mungkin mengambil masa beberapa hari lagi.

Yang pasti, hari ini cuti Yang Arif, saya rasa esok juga mungkin beliau tidak dapat hadir.

“Beliau mengalami masalah kesihatan, kerana tekanan darahnya didapati turun naik. Puncanya tidak dapat dikesan jadi mereka sedang melakukan yang terbaik,” katanya.

Menurut peguam itu, Najib akan dipindahkan dari HKL ke Institut Jantung Negara (IJN) hari ini.

Sumber Dan Rujukan

Bernama Via Siakap Keli

Biografi

Datuk Sri Mohd Najib bin Tun Haji Abdul Razak atau biasa dikenal dengan nama Najib Razak adalah anak lelaki tertua dari perdana menteri Malaysia yang kedua Tun Abdul Razak Datuk Hussein dengan istrinya Toh Puan Rahah Mohamad Noah. Najib Razak lahir di Kuala Lipis, Pahang, Federasi Malaya pada tanggal 23 Juli 1953. Setelah menyelesaikan studinya di University of Nottingham pada tahun 1974 di bidang ekonomi industri Najib Razak kembali ke Malaysia dan bergabung dengan perusahaan minyak nasional, Petronas.

Memasuki tahun 1976, Najib Razak memutuskan untuk mengikuti jejak ayahnya dengan mulai menjajal dunia politik untuk pertama kalinya. Dia memilih berkoalisi dengan Front Nasional yang kala itu berkuasa untuk maju ke pemilihan parlemen kota Pekan yang mengalami kekosongan kekuasaan setelah ditinggal Tun Abdul Razak Hussein meninggal dunia. Di sini Najib Razak akhirnya terpilih sebagai anggota parlemen pada usia yang sangat muda 23 tahun.

Setelah kemenangannya yang mutlak sebagai Anggota Parlemen pada tahun 1976, Najib Razak kemudian ditunjuk untuk menjabat Deputi Menteri Energi, Telekomunikasi dan Tulisan. Disaat yang sama, dia juga menjabat sebagai Deputi Pendidikan dan Deputi Menteri Keuangan. Pada tahun 1982, Najib Razak memenangkan pemilihan umum di Pekan Bandar dan kemudian dia diangkat menjadi Menteri Besar Pahang sampai dengan tahun 1986. Akhir tahun 1986, Najib Razak ditunjuk untuk menjadi Menteri Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga. Di bawah kepemimpinannya, Malaysia berhasil menorehkan prestasi salah satunya adalah dengan diperolehnya medali emas di Sea Games untuk pertama kalinya.

Pada tahun 1990, Najib Razak diangkat menjadi Menteri Pertahanan, posisi yang dalam pemerintah sejajar dengan Perdana Menteri, Datuk Sri Dr Mahathir Mohamad. Najib Razak mulai melakukan langkah modernisasi Angkatan Bersenjata, bergerak ke arah kekuatan tempur lebih yang lebih cekatan sehingga mampu menangani setiap ancaman konvensional. Selani itu, Najib Razak juga meningkatkan kesejahteraan angkatan bersenjata dengan memperbaiki perumahan fasilitas serta memberikan tunjangan.

Tahun 1995, Najib Razak diminta untuk memberikan pelayanan jauh lebih menonjol, yakni dengan memindahkannya ke Departemen Pendidikan. Selama masa jabatannya, sistem pendidikan negara Malaysia mengalami reformasi besar dengan berjalannya enam peraturan perundang-undangan dan UU Pendidikan 1996 yang bertujuan untuk memfasilitasi setiap sistem pendidikan.

Seusai pemilu tahun 1999, Najib Razak diangkat menjadi Menteri Pertahanan untuk kedua kalinya dan melanjutkan dengan modernisasi Angkatan Bersenjata yang berhenti setelah krisis keuangan 1997. Pada pemilu 2004, Najib Razak memenangkan kursi parlemen dengan jumlah 22.922 suara. Najib Razak kemudian dilantik menjadi Wakil Perdana Menteri pada masa pemerintahan Perdana Menteri Abdullah Akhmad Badawi. Najib Razak kembali maju pada pemilihan umum tahun 2008. Pada pemilihan kali ini, Najib Razak mendapatkan 26.464 suara.

Dia kembali menjabat sebagai Menteri Pertahanan sampai September 2008 sampai dia beralih menjadi Menteri Keuangan pada tahun 2008 pada masa pemerintahan Datuk Sri Abdullah. Pada tanggal 2 April 2009, Abdullah Akhmad Badawi mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri dan keesokannya Najib Razak disumpah sebagai Perdana Menteri Malaysia yang baru menggantikan Abdullah Akhmad Badawi.

Riset dan Analisa: Fathimatuz Zahroh

Leave a Comment